Saat teman Dino browsing di internet, pasti pernah lihat alamat website yang ujungnya pakai .ORG. Nah, bagian terakhir itu namanya ekstensi domain. Ada banyak banget jenis ekstensi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan website masing-masing.
Biar teman Dino nggak penasaran terus, di pembahasan kali ini Mindi bakal ngupas tuntas tentang apa itu ekstensi .ORG, sejarahnya, fungsinya, serta apa aja kelebihan dan kekurangannya.
Pengertian Domain .ORG
Setiap ekstensi domain memiliki artinya sendiri. Nama .ORG sendiri berasal dari kata organization, yang berarti organisasi. Awalnya, domain ini dibuat untuk digunakan oleh situs milik organisasi, lembaga, atau komunitas yang bersifat nirlaba. Tetapi kini, domain tersebut bersifat terbuka, sehingga siapa pun dari mana pun bebas menggunakannya.
Ekstensi .ORG termasuk dalam kategori gTLD atau generic Top-Level Domain. gTLD adalah jenis domain tingkat atas atau Top Level Domain (TLD) yang dikelola oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA) dan digunakan dalam Domain Name System (DNS) di internet. Oleh karena itu, bisa dibilang bahwa .ORG merupakan salah satu ekstensi terbaik sekaligus paling populer yang digunakan di berbagai negara.
Sejarah Domain .ORG
Ekstensi domain .ORG pertama kali diperkenalkan pada 10 Juli 1985, bersamaan dengan peluncuran domain lainnya, yakni .US, .COM, .GOV, .EDU, .MIL, dan .NET.
Pada awalnya, domain .ORG diperuntukkan bagi organisasi nirlaba atau non-komersial yang tidak memenuhi persyaratan gTLD lainnya. Perusahaan bernama The Mitre Corporation tercatat sebagai grup pertama yang mendaftarkan situs web menggunakan ekstensi .ORG pada Juli 1985.
Mitre Corporation sendiri merupakan perusahaan nirlaba asal Amerika yang mengerjakan berbagai proyek penelitian dan pengembangan yang dibiayai oleh pemerintah federal. Menurut data dari Statista, penggunaan ekstensi domain .ORG saat ini berada di posisi kedua secara global dengan persentase sebesar 4%.
Fungsi Domain .ORG
Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, domain .ORG biasanya dipakai oleh organisasi nirlaba dan lembaga kemanusiaan yang bergerak di bidang pelayanan dan didukung oleh para profesional. Seperti yang kita tahu, organisasi semacam ini tidak mengutamakan keuntungan.
Secara umum, .ORG dipakai untuk membangun kesadaran serta memperoleh dukungan demi mewujudkan tujuan sebuah organisasi. Selain itu, ekstensi ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya, seperti:
- Fungsi Representasi
Penggunaan ekstensi .ORG memberikan kesan bahwa situs tersebut dikelola oleh sebuah organisasi nirlaba. - Fungsi Kredibilitas
Ekstensi .ORG secara otomatis dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kredibilitas sebuah situs. Selain itu, masyarakat juga lebih mudah mengenali domain ini dengan lembaga amal atau organisasi nirlaba. - Fungsi Penggerak
Biasanya, tingginya kredibilitas sebuah website bisa membuat masyarakat lebih terdorong untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti penggalangan donasi, kampanye isu sosial, atau aksi kemanusiaan. - Fungsi Edukasi
Penggunaan domain .ORG juga menunjukkan bahwa sebuah website yang menyediakan berbagai informasi kredibel dapat diakses masyarakat secara gratis. Biasanya, sebelum bergabung, publik akan mencari tahu lebih dulu tentang sebuah organisasi. Dalam konteks ini, keberadaan .ORG menjadi sumber informasi yang lebih objektif dan transparan.
Kelebihan Domain .ORG
Terdapat beberapa kelebihan yang bisa didapat ketika menggunakan ekstensi domain .ORG, di antaranya adalah:
- Kredibilitas yang Tinggi
Karena sejak awal dirancang untuk organisasi nirlaba, banyak orang yang menganggap bahwa situs dengan akhiran .ORG bukan sembarang website. Jadi, jika teman Dino ingin membuat situs untuk lembaga nirlaba, ekstensi .ORG adalah pilihan yang sangat tepat. Meski begitu, bisnis juga tetap bisa menggunakan domain ini, karena .ORG mampu memberikan kesan kredibel dan terpercaya pada sebuah website. - Dapat Dipercaya
Ekstensi .ORG kerap dihubungkan dengan lembaga amal dan organisasi nirlaba, sehingga wajar jika situs berakhiran .ORG dianggap menyajikan informasi yang bernilai dan lebih objektif. Orang cenderung memberikan kepercayaan lebih pada website dengan ekstensi .ORG dibandingkan dengan domain yang kurang populer seperti .xyz, .blog, dan sejenisnya. - Banyak Pilihan Nama Domain yang Tersedia
Meski termasuk salah satu ekstensi domain yang cukup populer, jumlah website dengan akhiran .ORG tetap tidak sebanyak .COM, yang merupakan ekstensi paling umum digunakan. Ini berarti teman Dino memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan nama domain yang diinginkan atau lebih bebas berkreasi dengan nama domain tersebut. - Lebih Aman
Pada 2 Juni 2009, Public Internet Registry (PIR) selaku pengelola ekstensi .ORG saat itu, mengumumkan bahwa .ORG menjadi gTLD pertama yang menerapkan penandatanganan DNS zone menggunakan Domain Name System Security Extensions (DNSSEC). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan mengatasi celah kerentanan dalam sistem DNS.
Kekurangan Domain .ORG
Meskipun domain .ORG menawarkan banyak keunggulan, ekstensi ini tetap memiliki beberapa kekurangan, yaitu sebagai berikut:
- Penggunaan Terbatas
Ekstensi domain .ORG umumnya hanya cocok digunakan untuk website yang bergerak di bidang non-profit. Artinya, penggunaannya cukup terbatas. Domain .ORG kurang sesuai jika dipakai untuk kebutuhan komersial, personal branding, hiburan, dan berbagai sektor lainnya. - Kurang Mobile Friendly
Pada keyboard smartphone, tombol cepat yang muncul secara default biasanya hanya untuk ekstensi .COM. Akibatnya, pengguna harus mengetikkan alamat website secara manual jika menggunakan ekstensi lain. Karena itu, dapat dikatakan bahwa domain .ORG kurang ramah untuk penggunaan di perangkat mobile.
Setelah memahami domain .ORG, wajar kalau teman Dino mulai bertanya-tanya bagaimana cara mendaftarkan domain tersebut. Banyak orang yang ingin menggunakan ekstensi ini untuk membangun citra profesional, khususnya bagi organisasi nirlaba, komunitas, atau lembaga sosial.
Kalau teman Dino tertarik bikin website pakai ekstensi .ORG, bisa banget pakai layanan domain dari Jetdino. Harganya juga cukup terjangkau, hanya Rp195.000 per tahun, dan teman Dino sudah bisa punya website yang profesional dan terpercaya. Yuk, langsung hubungi Jetdino untuk informasi selengkapnya.
