Apa Itu Website Dinamis? Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, hingga Contohnya

Table of Contents

Halo Teman Dino, pernah kepikiran nggak sih, gimana caranya sebuah website bisa berubah-ubah isinya? Eitsss… sebelum buru-buru bikin website sendiri, kita kenalan dulu yuk sama yang namanya website dinamis, tempat di balik layar yang sering disebut sebagai dapurnya website.

Di sini, Mindi akan menyajikan penjelasan lengkap seputar website dinamis, mulai dari pengertian, ciri-ciri, manfaat, kelebihan dan kekurangannya, serta beberapa contohnya.

 

 

Pengertian Website Dinamis 

Website dinamis tidak hanya tentang konten yang bisa diperbarui, tetapi juga melibatkan proses kompleks di belakang layar. Sebelum ditampilkan ke pengguna, data dikelola dengan bahasa pemrograman server-side seperti PHP, Python, Ruby, atau Node.js. 

Program ini berkomunikasi dengan database untuk mengambil, menyimpan, dan memproses informasi sesuai kebutuhan, mulai dari artikel, produk, hingga data pengguna. Setelah itu, server menyusun konten menjadi halaman HTML yang dikirim ke front-end agar dapat dilihat dan diinteraksi oleh pengguna. 

Dengan cara ini, website dinamis memberikan pengalaman yang personal, interaktif, dan selalu terupdate, meski prosesnya jauh lebih rumit dibanding website statis.

 

 

Ciri-ciri Website Dinamis

Berikut ini adalah ciri-ciri Utama yang Membedakan Website Dinamis

  1. Konten yang Selalu Dinamis dan Diperbarui
    Ini adalah ciri yang paling mudah dikenali. Konten yang tampil hari ini bisa berbeda dengan esok hari, bahkan bisa berbeda dari yang dilihat pengguna lain.
  2. Adanya Interaksi Pengguna yang Kompleks
    Tidak hanya mengandalkan klik tautan biasa. Website dinamis memungkinkan pengguna melakukan berbagai aksi seperti masuk akun, mengisi formulir, mengunggah berkas, berkomentar, hingga bertransaksi.
  3. Dikelola dengan Bahasa Pemrograman Server-Side
    Pada bagian backend, situs jenis ini biasanya dikembangkan dengan bahasa seperti PHP, Python, atau Node.js.
  4. Memiliki Database sebagai Penyimpanan
    Seluruh informasi penting seperti artikel, data pengguna, dan produk tersimpan serta diakses dari database yang tersusun rapi.
  5. Penggunaan Content Management System (CMS)
    Banyak situs dinamis, khususnya blog dan website perusahaan, diatur melalui dashboard admin semacam WordPress.

 

 

Manfaat Website Dinamis

Berhubung isi website dapat diperbarui secara fleksibel, ada sejumlah keuntungan yang bisa Teman Dino dapatkan dari penggunaan website jenis ini.

  1. Memberikan UX Lebih Baik
    Pertama, website dinamis mampu menghadirkan pengalaman pengguna (UX) yang lebih optimal karena Teman Dino dapat menyesuaikan konten sesuai kebutuhan user. Teman Dino pun bisa merancang navigasi yang lebih mudah dipahami, sehingga website dinamis menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
  2. Menjadikan Web Tampak Profesional
    Web dinamis juga dapat membuat tampilan situs terlihat lebih profesional karena proses pengelolaannya yang praktis dan fleksibel.
  3. Personalized Browsing
    Menariknya, website dinamis juga mendukung pengalaman browsing yang dipersonalisasi. Dengan fitur ini, pengguna dapat melihat rekomendasi konten, fitur baru, atau produk yang disesuaikan dengan lokasi maupun demografi mereka.Dalam jangka panjang, kemampuan ini dapat membuat pengunjung lebih nyaman dan bertahan lebih lama di website, sehingga brand awareness pun meningkat.
  4. Maintaining Lebih Praktis
    Perawatan website dinamis cenderung lebih mudah dibandingkan web statis. Ini karena web dinamis memakai CMS, sehingga Teman Dino dapat melakukan berbagai perubahan dengan lebih praktis. Teman Dino bisa mengubah background, elemen desain, hingga memodifikasi halaman tanpa harus memiliki kemampuan coding.

 

 

Inilah Target Pengguna yang Cocok Memilih Website Dinamis

Jenis website ini sangat cocok untuk siapa pun yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam mengelola konten maupun tampilan situs.

  1. Website dinamis sangat ideal untuk pengguna yang memerlukan pembaruan konten secara rutin, seperti toko online, portal berita, blog, hingga perusahaan yang ingin menghadirkan tampilan profesional dan interaktif.
  2. Website jenis ini sangat cocok untuk e-commerce, blogger, perusahaan, sekolah, maupun organisasi yang memerlukan fitur seperti login, formulir, atau pengelolaan data.
  3. Web dinamis cocok bagi individu atau bisnis yang ingin menghadirkan pengalaman pengguna lebih personal, interaktif, dan mudah diatur kontennya.
  4. Website dinamis sangat membantu siapa saja yang ingin memperbarui konten tanpa harus menyentuh kode, mulai dari UMKM, kreator konten, komunitas, hingga perusahaan besar.

 

 

Kelebihan Website Dinamis

Berikut ini beberapa kelebihan yang dimiliki website dinamis.

  1. Mudah Diperbarui
    Untuk memperbarui konten di website, Teman Dino tidak perlu mengubah file HTML secara manual. Cukup gunakan fitur yang tersedia pada situs tersebut.
  2. Mampu Menyajikan Beragam Informasi
    Dengan website dinamis, informasi yang ditampilkan bisa bervariasi sesuai data yang tersedia, seperti menampilkan daftar produk terbaru atau artikel terbaru dari pengguna.
  3. Interaktif
    Website dinamis menyediakan fitur interaktif, seperti formulir kontak, forum, atau layanan chat, yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan situs.
  4. Menyimpan dan Menampilkan Data secara Realtime
    Karena setiap pengguna memiliki preferensi sendiri, setiap perubahan yang dilakukan akan disimpan dan diperbarui secara real-time oleh sistem.
  5. Website Jetdino Selalu Terupdate
    Jetdino menggunakan website dinamis, dengan halaman utama yang diperbarui secara rutin, terdapat fitur interaktif bagi Teman Dino yang ingin membeli domain dan layanan hosting, serta artikel seputar teknologi informasi yang terus diperbarui setiap minggu.

 

 

Kekurangan Website Dinamis

Meski memiliki banyak kelebihan, website dinamis tetap memiliki beberapa kelemahan. Berikut adalah kekurangannya:

  1. Lebih Kompleks Dibandingkan Website Statis
    Membangun website dinamis lebih kompleks daripada website statis, karena memerlukan database dan skrip sisi server untuk mengatur serta menampilkan konten.Website dinamis bisa terasa lebih detail daripada website statis karena harus mengambil data dari database dan mengeksekusi skrip server-side sebelum menampilkan konten.
  2. Biaya Pengembangan dan Pemeliharaan Lebih Eksklusif
    Website dinamis dibuat menggunakan bahasa pemrograman yang rumit dan prosesnya memerlukan waktu lama, sehingga pembangunan dan pemeliharaannya membutuhkan tenaga ahli yang kompeten.

 

 

Contoh Website Dinamis

Teman Dino mungkin belum menyadari bahwa mayoritas waktu berselancar di internet dihabiskan pada situs dinamis. Berikut contohnya:

  1. E-commerce (Tokopedia, Shopee, Lazada)
    Informasi produk, harga, dan stok diambil dari database, sementara rekomendasi produk disesuaikan secara otomatis berdasarkan perilaku browsing dan pembelian Teman Dino.
  2. Media Sosial (Instagram, X, LinkedIn)
    Feed berita Teman Dino dihasilkan oleh algoritma dinamis yang menampilkan konten dari teman, grup, dan halaman yang diikuti. Notifikasi, pesan, dan komentar semuanya muncul secara real-time dan bersifat personal.
  3. Portal Berita (Kompas.com, Detik.com, Kumparan.com)
    Tim redaksi bisa mempublikasikan puluhan artikel setiap hari melalui CMS, sehingga halaman depan selalu menampilkan berita terbaru tanpa harus mengedit kode secara manual.
  4. Blog Pribadi atau Perusahaan
    Meski terlihat sederhana, blog modern seperti yang berbasis WordPress termasuk website dinamis. Sistemnya mengelola komentar, arsip berdasarkan kategori dan tanggal, serta fitur pencarian.

Topic :

Promo JETDINO

Table of Contents